Penyebab Mata Juling

Banyak yang mengira kalau mata juling itu di sebabkan karena penyakit bawaan, padahal bukan itu saja penyebabnya, melainkan ketidakseimbangan otot dan saraf mata yang mengatur pergerakan mata (kelainan otot atau saraf mata); Adanya gangguan perbedaan ketajaman penglihatan antara kedua mata. Misalnya, satu mata menderita katarak; kelainan refraksi (memakai kaca mata); stroke, yakni pecahnya pembuluh darah di otak, sehingga bagian otak yang mengendalikan pergerakan mata menjadi terganggu; terakhir adalah karena kanker mata.

Ini Cara Mengobatinya

Juling yang terjadi pada anak, umumnya dapat disembuhkan asalkan diobati sejak dini. Dokter akan melakukan terapi setelah mengetahui pasti penyebab kasus mata juling, jadi terapinya bisa bermacam-macam.

Untuk membantu Anda, kasus mata juling yang disebabkan faktor bawaan (congenital) dan kelainan otot atau saraf mata bisa terlihat sejak anak berusia 6 bulan. Caranya, perhatikan bila si kecil melirik, bola matanya tidak akan sampai ke ujung. Hal ini terjadi karena mata tidak bisa bergerak ke segala arah dengan leluasa. Sedangkan bila julingnya bukan bawaan sejak lahir (acquired) akan muncul sendiri setelah anak berusia 6 bulan.

Nah, untuk juling karena menyangkut otot mata, yang dapat dilakukan adalah dengan cara pemebdahan sesuai kebuuhan. Otot mata yang kepanjangan akan diperpendek. Sedangkan otot yang pendek, diperpanjang dengan menggeser lokasi perlekatan pangkal otot.

Namun jangan khawatir, apapun jenis operasi mata, bola mata tidak akan dikeluarkan dari soketnya. Dokter spesialis mata akan membuat sayatan selaput putih mata untuk dapat mencapai otot penggerak bola mata. Otot mata kemudian dilepaskan dari perlekatannya dan dipindahkan perlekatannya pada tempat yang diinginkan sesuai dengan arah deviasi bola mata. Atau dapat pula otot dipotong sedikit sesuai kebutuhan kemudian dilekatkan lagi pada tempat perlekatan semula.
Operasi strabismus dapat dilakukan pada satu atau kedua mata sekaligus tergantung jenis dan besarnya juling. Operasi strabismus umumnya dilakukan dengan bius umum, terutama pada anak-anak.

Namun, seperti juga pembedahan lainnya, operasi strabismus juga ada resiko. Termasuk diantaranya infeksi, perdarahan, jaringan parut yang berlebihan dan walaupun sangat amat jarang dapat terjadi gangguan penglihatan.

Bagi orang dewasa yang sudah terbiasa melihat dengan mata juling, sehingga otaknya sudah terlatih, pengobatan biasanya diusahakan dengan menutup salah satu matanya sampai kembai normal. Mata yang ditutup bisa yagn sehat atau yang sakit. Dengan menutup mata yang sakit, diharapkan mendapat rangsangan dari mata sehat yang dipakai.
Namun jika ia menderita Ambliopia atau gangguan mata berupa penurunan tajam penglihatan akibat adanya gangguan perkembangan penglihatan selama masa kanak-kanak, mata sehatlah yang ditutup.

Selain itu, juling yang disebabkan karena berhubungan dengan refraksi/ketajaman penglihatan, maka hal tersebut bisa ditanggulangi dengan kacamata atau dengan lensa kontak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s