Kenapa Mata Aku bisa Silinder ya???

Mata silinder atau Astigmatic-Eye merupakan gangguan mata dimana bentuk kornea dan atau lensa mata membentuk suatu lengkungan yang tidak sama, ada yang membentuk horizontal dan ada pula yang membentuk vertikal. Mudah sekali untuk mengenali bentuk mata silinder dengan mata minus (rabun jauh), caranya dengan memperhatikan bentuk bola rugby (bola soft ball) untuk mata silinder dan bentuk bola kaki yang bulat untuk mata minus.

Mata silinder dikatakan memiliki kesulitan cukup tinggi dibanding mata minus, hal ini dikarenakan kornea dan lensa mata silinder tidak mampu melihat dan membaca objek yang ditangkap oleh mata sehingga objek yang terlihat membentuk sebuah lengkungan atau bahkan adapula yang sama sekali tidak mengenali bentuk objek ( benda ) baik yang dilihat jarak dekat ataupun jarak jauh, suatu contoh cara mata silinder menangkap, melihat dan membaca objek benda :

– Apabila melihat huruf : O, C, D, G
– Dibaca seperti angka   : 3, 8, 6, 0

( cara membaca apabila mata silinder menangkap dan melihat objek suatu benda tanpa menggunakan alat bantu kacamata silinder, seperti melihat huruf O, maka dibaca seperti angka 3 ).

Dari kronologis diatas, dapat disimpulkan bahwa mata silinder sangat rentan dan bersifat bergantung pada sebuah lensa silinder, penyebab dari mata silinder itu sendiri, ialah :

 

1. Faktor keturunan atau genetika

Faktor keturunan selalu menjadi salah satu penyebab utama timbulnya suatu jenis penyakit, semisalnya mata silinder ini, penderita mata silinder memiliki kemungkinan adanya faktor keturunan dari salah anggota keluarga yang mungkin pernah atau menggunakan kacamata silinder. Namun pada umumnya besarnya turunan mata silinder besar adalah diatas 1,5 diopter ( 1,5 cm )

2. Radiasi cahaya

Mata sering digunakan lebih dari kemampuannya, sehingga anda memaksa mata untuk tetap aktif melihat padahal mata anda telah memberi suatu respon untuk beristirahat. Kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat menjadi penyebab awal mata silinder, yakni radiasi cahaya yang ditimbulkan dari sinar radiasi TV, cahaya monitor komputer yang tidak dilindungi filter pelindung monitor, membaca dalam pencahayaan yang kurang atau pencahayaan yang lebih, membaca sambil tiduran, waktu istirahat yang kurang, sering begadang dsb.

3. Terkena penyakit mata tertentu, misalnya :

– Keratoconus / kornea yang membentuk kerucut
– Ptosis atau kelopak mata yang menggantung atau kesulitan untuk membuka salah satu kelopak mata
– Sering bisulan di sekitar area kelopak mata
– Pasca operasi mata
– Pasca trauma dari suatu kecelakaan yang mengenai mata

4. Kekurangan asupan vitamin penting

Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh terutama mata, karena mata merupakan salah satu indera tubuh yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Asupan nutrisi, protein dan lemak penting bagi kornea mata anda. Karena kornea dan lensa mata memiliki peranan penting dalam penglihatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s